Geograddict’s Weblog
Everything that u wanna write about this Earth

Guna Kartografi dalam Pemetaan

Dasar-dasar Kartografi, Seni, ilmu dan teknik dalam membuat peta

 

Agar tujuan dapat dengan mudah dimengerti penggunanya terpenuhi, sedangkan untuk menyampaikan informasi melalui peta dan hubungan dari kedudukannya dalam ruang muka bumi dengan obyek geografis yang akan disampaikan sangat rumit, oleh karena itu dibutuhkan penyederhanaan obyek geografis, maka pemakaian tatawarna dan simbol sangatlah membantu, yang dalam peta simbol-simbol itu berbentuk titik, garis, dan luasan (polygon).

Penggunaan warna pada peta (dapat juga berupa pola) ditujukan untuk tiga hal yaitu untuk membedakan, untuk menunjukkan kualitas atau kuantitas (gradasi) dan untuk keindahan. Penggunaan beberapa jenis warna untuk hal tertentu tidak ada aturannya, tetapi dilakukan menurut suatu kebiasaan dan perasaan. Sedangkan untuk menunjukkan adanya perbedaan tingkat (gradasi) digunakan satu jenis warna atau pola,  yang penting tingkatan warna yang dipakai benar-benar mencerminkan “makin…” atau “lebih…”, jika hal itu dapat terlihat jelas maka bisa dikatakan peta itu benar, tidak tergantung warna apa yang dipakai pembuatnya.

Untuk menyatakan informasi ke dalam peta kita tidak perlu menggambarkannya seperti bentuk yang sesungguhnya melainkan kita pergunakan gambar pengganti atau simbol. Dengan demikian kita kenal simbol titik untuk menunjukkan tanda, letak sesuatu dan menyatakan kuantitas suatu hal, simbol ini adalah cara terbaik untuk menyatakan penyebaran.

Simbol garis digunakan untuk menunjukkan obyek yang memanjang seperti jalan atau sungai, garis juga bisa digunakan untuk memperlihatkan perbedaan tingkatan atau kuantitas yang disebut isoline. Tujuan dari penggunaan peta garis ini yaitu untuk melihat perbandingan nilai suatu hal pada daerah satu dengan daerah lainnya, sehingga pengguna peta mengetahui nilai setiap daerah. Ada dua jenis peta garis yaitu garis yang letaknya sudah pasti seperti garis ketinggian dan garis batas suatu negara, jenis lain yakni garis yang letaknya tidak pasti karena hasilnya didapat dari perhitungan yang tidak selamanya menghasilkan nilai yang sama atau beraturan. Yang terpenting dari simbol garis ini adalah tidak boleh memotong tapi bisa bersinggungan.

Simbol polygon biasanya digunakan untuk menunjukkan suatu area yang memiliki nilai luas seperti penggunaan tanah, danau dan lain-lain. Yang berbeda dari simbol ini adalah kadang bentuknya yang menyerupai obyek yang sesungguhnya ada di lapangan, tetapi tentu dengan ukuran yang disesuaikan dengan sekala peta.

Satu Tanggapan to “Guna Kartografi dalam Pemetaan”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: